Jumat, 10 Agustus 2012

Vol 2 Chapter 8

Chapter 8
The Meaning of Silent
Rito        : aku itu….., orang yang tidak ingin membuat orang menjadi kesusahan… kalau bisa aku ingin membantunya, walaupun itu menyakitkan buat orang itu, yang penting aku sudah membantunya…
Maya     : eh  ?                                            [Rito lebih banyak berbicara….]
Rito        : menurutmu, aku ini orangnya seperti apa …?
Maya     : hm…. Karena kita baru pertama kali tau dan ngomong seperti ini, aku akan jujur...kamu itu selalu diam, kamu itu tidak memperhatikan orang disekitarmu, lalu kamu seperti tidak peduli dengan oranglain, itu aja…
Rito        : salah.
Maya     : he.. ? apanya yang salah
Rito        : dengan mataku yang dapat melihat semua sekitar 10 meter, semua orang di kelas tidak pernah lepas dari perhatianku, dari mereka makan, minum, tertawa, berbicara, bertanya, atau melakukan sesuatu yang menarik perhatianku, aku pernah menolong mereka yang hampir jatuh aku memegang pundaknya dan pergi, masih ada lagi contoh yang lain tapi satu itu saja sudah cukup, lagi pula aku tidak akan pernah membuat temanku mati ditanganku sendiri…, dan juga tidak ada gunanya berbohong.
Maya     : hmmm…   eh.?! kamu melakukan kontak dengan orang lain ?, masa mereka tidak sadar kamu menyelamatkan mereka ?
Rito        : tentu saja tidak…,
Maya     : gimana kamu menolongnya…?
Rito        : setelah menahannya aku langsung kabur dengan cepat. (dengan pembayangan yang unik)
Maya     : he, hehe, hehe.. (kurasa dia memang bukan GOLDEN DARKNESS, dasar pembohong!!!)
Rito        : …., ? ini sudah malam… mau kuantar pulang ?
Maya     : ehh ga usah.. mestinya kamu belajar besok kalau ga salah ada ulangan
Rito        : lalu ?
Maya     : (hwa…. Aku baru ingat dia dapat nilai 100 semua hari ini) ya sudah antarin aku..
Diluar apartermen
(HS)       : R kamu mendapat tugas dari ketua…  akan ku kirimkan gambarnya [foto yang dikirim adalah….]



<<Chapter 7     Chapter 9>>

Vol 2 Chapter 7

Chapter 7
Lie ?

Mata Maya terbuka pelan – pelan dan terbaring di ruangan gelap. Saat dia bangun, lampu dinyalakan oleh Rito, Maya pun kaget.
Maya     : kenapa kamu bisa disini…?!!
Rito        : ini …… arpartemenku …
Lalu keadaan menjadi hening… Maya kaget kenapa dia bisa di arpartemennya, “setelah semua yang aku lakukan ke Rito, dia masih membawaku ke arpartemennya, lalu dia merawatku…?” dihati Maya..  Rito membawakan 2 gelas dan 2 minuman yang berbeda, susu dan teh yang baru jadi (hangat),
Rito        : ini… minumlah..
Maya     : ….., apa ini ? apa ada racun di dalamnya ? kok tiba – tiba baik sama aku ? , kok aku dibawa ke apartemen mu ?, jelaskan semuanya !!!
Rito        : hmm pertama… , ini minuman, lalu tidak, lalu tidak tau, lalu yang terakhir, saat kau pingsan ada pemeriksa yang ingin memastikan pekerjaanmu sudah selesai atau belum…
Maya     : …………..   tadi aku bertanya apa ?
Rito        : hmm…..  yang pertama , ini … ( sambil menunjuk minuman) ,lalu…..
Maya     : cukup..!!, arg… kamu , kenapa sih sikapmu seperti ini, lagipula siapa kamu ?
Rito        : ……………… Rito..
Maya     : (marah) aku juga tau itu !!!!!!, maksudku kamu itu siapa, kenapa bisa memiliki senjata seperti itu
Rito        : karena aku memang pemiliknya…
Maya kaget, dia sangat menghormati GOLDEN DARKNESS, tetapi tidak disangka, Maya menghunuskan Pedangnya kedepannya. Tetapi Maya masih berpikir kalau itu Bohong…
Rito        : aku itu….., orang yang tidak ingin membuat orang menjadi kesusahan… kalau bisa aku ingin membantunya….
Maya     : eh?!
Maya hanya bisa mendengarkan Rito berbicara saat itu…..


 Pemilihan nama Karakternya suka - suka... :D
jadi kalo ketemu namamu.., bukan berarti karena kamu.... :D
<<Chapter 7   Chapter 8>>